BIOGRAFI NELSON MANDELA DAN B J HABIBIE



 BIOGRAFI NELSON MANDELA DAN B J HABIBIE

Biografi Singkat Sosok Nelson Mandela




                Lahir dengan nama lengkap Nelson Rolihlahla Mandela pada tanggal 18 Juli 1918, Mandela adalah seorang aktivis, revolusioner, dan mantan Presiden Afrika Selatan yang sangat terkenal dengan gerakan pembelaan terhadap kaum berkulit hitam.

                     Mandela dibesarkan disebuah kota bernama Mvezo di negara Afrika Selatan. Meskipun dilahirkan di Mvezo, Mandela tumbuh dan besar di kota kecil bernama Thembu.

Masa kecil Mandela harus dijalani dengan berpindah dari satu kota ke kota yang lain karena sebuah tuntutan, meskipun begitu dirinya bisa menjadi sosok yang dibanggakan tatkala menjadi yang pertama yang bisa bersekolah didalam keluarganya.

                   Pada tahun 1934 Mandela menjalani program B.A disebuah Universitas yang bernama Fort Hare University. Sosok nya yang keras, berujung pada aksi pengeluaran dari Universitasnya, hal ini dikarenakan pria yang pernah melakukan penerbangan ke Bangkok ini menentang beberapa kebijakan yang diterapkan di Universitasnya tersebut.

Setelah aksi pengeluaran dari Universitasnya itu, Mandela pun pergi ke Johannesburg untuk melanjutkan program B.A nya dengan mengambil jurusan hukum di University of South Africa.

Nelson Mandela sangat dikenal sebagai seorang aktivis yang memimpin gerakan pembebasan anti-apertheid, dirinya juga terkenal dengan aksi persamaan ras terhadap kulit putih dan kulit hitam. Terkait dengan gerakan ini, banyak yang mengecam dan menentang aksinya ini. Hal ini terbukti dengan dijebloskannya Mandela kebalik jeruji besi selama 5 tahun.

                Selain itu, Mandela juga pernah menjadi bagian dalam dunia Politik Afrika Selatan. Hal ini terbukti dengan terpilihnya Mandela sebagai presiden Afrika Selatan dengan masa jabatan antara Mei 1994-Juni 1999.

               Sosoknya yang melegenda telah menjadi bagian dari sebuah perubahan dan menjadi sosok yang sangat berpengaruh di dunia. Kini, sosok yang hangat, ramah, dan sering menjadi inspirasi ini telah meninggal dengan damai pada tanggal 05 Desember 2013.

               Nelson meninggal dunia pada usia 95 tahun setelah berjuang melawan penyakit infeksi yang menyerang paru-parunya selama lebih dari tiga bulan. Meskipun sudah tidur dengan damai, tetapi sosoknya akan terus menjadi inspirasi dan menjadi panutan bagi seluruh insan di dunia.


 Biografi B J Habibie
          Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau adalah anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Dari hasil pernikahannya dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962, Habibie dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.


              Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

               Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.

             Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat summa cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

                 Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM

MAKALAH PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN RI

MAKALAH KODIFIKASI HADITS